Relay
  
Selasa, 25 November 2008 13:40
Untuk dapat memahami cara kerja 'nyata' sebuah PLC, kita harus memahami bagaimana sebuah relay bekerja. Karena PLC sebenarnya adalah pengganti relay 'sebenarnya'. Kita dapat membayangkan cara kerja sebuah relay sebagai sebuah saklar elektromagnetik.
Tegangan listrik yang mengalir pada koil membangkitkan medan magnet. Medan magnet ini menarik kontak relay, sehingga terjadilah koneksi. Kontak ini bisa kita anggap sebagai sebuah saklar, yang mengijinkan mengalirnya arus listrik pada dua titik rangkaian tertutup.
 
Rangkaian Relay
 
Gambar di atas adalah rangkaian untuk membunyikan bel, di mana arus yang digunakan AC (warna merah). Sedangkan saklar (relay) yang kita gunakan menggunakan arus DC (warna biru). Ada tiga bagian utama yaitu: saklar, relay dan bell. Ketika saklar kita tekan, maka relay akan menutup dan bell pun akan berbunyi.
 
Itulah hebatnya relay, kita bisa mengontrol/ mengendalikan arus AC tegangan tinggi menggunakan arus DC (arus searah tegangan rendah). Ketika switch (saklar) terbuka maka tidak ada arus yang mengalir. Segera setelah saklar ditutup, maka arus listrik segera mengalir hingga membangkitkan medan magnet. Medan magnet ini mampu menarik switch relay, sehingga relay dalam kondisi close (tertutup). Dan arus AC pun akan mengalir untuk membunyikan bell. 
 
Gambar relay standar yang biasa digunakan pada industri tampak seperti gambar di bawah ini:
 
Relay

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 25 November 2008 15:05 )